Archive for the ‘Enterpreneurship’ Category

PostHeaderIcon TOKO ONLINE MENDORONG PENJUALAN TOKO NYATA

Ini memang angka-angka di Amerika Serikat, namun dimungkinkan hal yang sama juga terjadi di belahan dunia lain, termasuk Indonesia. Angka apa? Ini: Menurut riset yang dilakukan Nielsen Online Mei 2008 terhadap mereka yang membeli barang elektronik di sebuah toko, 80% diantaranya membeli setelah mengunjungi toko onlinenya. Jika dikuak lebih dalam lagi, 58% diantaranya membeli di toko yang situs webnya paling sering mereka kunjungi. Hasil riset ini secara gamblang menunjukkan bahwa toko online mendorong penjualan di toko nyata (brick and mortar store).

Hasil riset itu mestinya semakin membuka mata pemilik toko betapa pentingnya eksistensi toko dan retaieler di dunia maya. Selama ini masih banyak retailer tradisional yang enggan ke dunia maya. Alasannya sederhana: konsumen lebih senang belanja langsung di toko. Asumsi itu tidak salah. Apalagi, jika retailer dan toko berada dalam sebuah mall yang dilengkapi dengan banyak fasilitas hiburan, sehingga belanja bukan sekadar membeli barang tetapi juga untuk hiburan.

Namun, hasil riset di atas menunjukkan bahwa online bisa meningkatkan penjualan offline. Apalagi, hasil riset juga menunjukkan, bahwa mereka yang membeli barang eletronik di sebuah toko melakukan riset terlebih dulu. Riset paling sering dilakukan di dunia maya ketimbang di toko tempat mereka membeli produknya. Perbandingannya, 52% meriset terlebih dulu di online, dibanding 25% yang meriset di toko. Yang 52% itu datang ke toko sudah dengan bekal informasi yang memadai, sehingga tahu apa yang akan mereka beli.

Oleh karena itu, kelengkapan informasi produk menjadi syarat mutlak di sebuah toko online. Jika tidak, calon konsumen akan lari ke toko online lain yang menyediakan informasi yang lebih lengkap. Dan calon konsumen itu akan membeli langsung di toko online tersebut, atau langsung ke toko offlinenya.

Jadi, anda para pemiliki toko, kalau mau masuk ke dunia maya, jangan asal membuat toko online. Jangan asal ada di Internet. Tapi buatlah toko online yang memberikan informasi seakurat dan sebanyak mungkin untuk membantu konsumen memutuskan membeli barang di toko online maupun di toko offline anda.

ZuperBUZZ | BUZZos

PostHeaderIcon Ciptakan Blog sebagai Sarana Penghasil Uang – Bagian 1

Blog tentu saja tidak asing lagi bagi anda. Setiap orang kalo ditanya blog mesti sudah pada tau. emang seh tida smuanya tau.. bahkan ada juga orang yang belum pernah sama sekali mengopersaikan internet.
Pengertian blok dari sebuah sumber bisa diartikan sebagai berikut :

Blog merupakan singkatan dari “web log” adalah bentuk aplikasi web yang menyerupai tulisan-tulisan (yang dimuat sebagai posting) pada sebuah halaman web umum. Tulisan-tulisan ini seringkali dimuat dalam urut terbalik (isi terbaru dahulu baru kemudian diikuti isi yang lebih lama), meskipun tidak selamanya demikian. Situs web seperti ini biasanya dapat diakses oleh semua pengguna internet sesuai dengan topik dan tujuan dari si pengguna blog tersebut.

Sejarah

Media blog pertama kali dipopulerkan oleh Blogger, yang dimiliki oleh PyraLab sebelum akhirnya PyraLab diakuisi oleh Google pada akhir tahun 2002 yang lalu. Semenjak itu, banyak terdapat aplikasi-aplikasi yang bersifat sumber terbuka yang diperuntukkan kepada perkembangan para penulis blog tersebut.
Blog mempunyai fungsi yang sangat beragam, dari sebuah catatan harian, media publikasi dalam sebuah kampanye politik, sampai dengan program-program media dan perusahaan-perusahaan. Sebagian blog dipelihara oleh seorang penulis tunggal, sementara sebagian lainnya oleh beberapa penulis, . Banyak juga weblog yang memiliki fasilitas interaksi dengan para pengunjungnya, seperti menggunakan buku tamu dan kolom komentar yang dapat memperkenankan para pengunjungnya untuk meninggalkan komentar atas isi dari tulisan yang dipublikasikan, namun demikian ada juga yang yang sebaliknya atau yang bersifat non-interaktif.
Situs-situs web yang saling berkaitan berkat weblog, atau secara total merupakan kumpulan weblog sering disebut sebagai blogosphere. Bilamana sebuah kumpulan gelombang aktivitas, informasi dan opini yang sangat besar berulang kali muncul untuk beberapa subyek atau sangat kontroversial terjadi dalam blogosphere, maka hal itu sering disebut sebagai blogstorm atau badai blog.

Pengertian / Definisi Blog menurut Blogger

Sebuah blog adalah buku harian pribadi. Mimbar Anda setiap hari. Kotak sabun politik. Outlet berita terkini. Koleksi link. Pikiran pribadi Anda sendiri. Catatan untuk dunia. Blog Anda menjadi apapun yang Anda inginkan. Ada berjuta-juta blog, dalam segala bentuk dan ukuran, dan tidak ada aturan yang sesungguhnya.
Dalam terminologi sederhana, sebuah blog adalah sebuah situs web, di mana Anda menuliskan hal-hal yang berbasis peristiwa yang sedang berlangsung. Hal yang baru tampil di paling atas, sehingga pengunjung Anda dapat membaca apa yang baru. Kemudian mereka dapat mengomentarinya atau menambahkan link atau mengemail Anda. Atau tidak.
Sebuah blog memberikan Anda suara Anda sendiri di web. Blog adalah sebuah tempat untuk mengumpulkan dan berbagi hal-hal yang Anda anggap menarik— baik itu komentar politik Anda, sebuah diary pribadi, atau link ke situs web yang ingin Anda ingat.
Banyak orang menggunakan blog hanya untuk mengorganisasikan pikiran mereka, sementara yang lain membuat blog yang membuat banyak pengaruh dengan ribuan pemirsa di seluruh dunia. Jurnalis dan amatir menggunakan blog untuk menerbitkan berita terkini, sementara jurnalis personal membeberkan pemikiran terdalam mereka.
Blogging adalah lebih dari sekedar meletakkan pemikiran Anda di web. Blogging adalah mengenai terhubung dengan dan mendengar dari siapapun yang membaca pekerjaan Anda dan peduli untuk memberi respons. Dengan blogger, Anda dapat mengendalikan siapa yang dapat membaca dan menulis ke blog Anda — ijinkan hanya beberapa teman saya atau seluruh dunia melihat apa yang harus Anda katakan!
Komentar Blog memungkinkan siapapun, di manapun, mengisi umpan balik di entri Anda. Anda bebas menentukan apakah komentar dibuka di setiap entri dan Anda bebas menghapus komentar yang tak disukai.
Kontrol Akses memungkinkan Anda memutuskan siapa yang bisa membaca dan menulis blog Anda. Anda bisa menggunakan group blog dengan banyak penulis sebagai alat komunikasi untuk tim kecil, keluarga, atau kelompok lain. Ada sebagai penulis tunggal, Anda bisa membuat ruang privat untuk mengumpulkan berita, link, dan ide untuk Anda pakai sendiri atau dibagikan kepada sebanyak mungkin pembaca yang Anda mau.

Nah begitulah kira kira pengertian dari blog, pada perkembangan saat ini blog sudah banyak digunakan untuk media komunikasi atau bahka sebagai media promosi dan komersil. banyak sekali perusahaan besar atau kecil memanfaatkan fasilitas blog sebagai media promosi produk mereka.
Ini dikarenakan biaya yang cukup murah atau hampir tidak mengeluarkan biaya sama sekali karena fasilitas blog ini disediakan secara cuma cuma alias gratis.
Kami akan mencoba membahas penggunaaan blog sebagai media informasi, promosi dan penghasil uang. Nah tertarik bukan… jangan takut… tidak susah kok ini sangat mudah dilakukan…..
Pembahasan selanjutnya tunggu posting bagian ke 2…… ?

ZuperBUZZ | BUZZos

PostHeaderIcon Mulai masuk ke Dunia E-commerce?

Pertanyaan-pertanyaan di atas sangat wajar bagi sebagian besar pengguna Internet di Indonesia melihat potensi yang “besar” untuk berkecimpung lebih dalam dunia virtual khususnya di e-commerce. Akan tetapi karena mungkin kurang pengetahuan tentang berbagai hal yang berkaitan dengan e-commerce akhirnya menjadi kurang PD …

Filosofi dasar dalam media elektronik sebetulnya sangat sederhana. Pengalaman pribadi menunjukan bahwa rizki yang kita peroleh akan sebanding dengan alam & ibadah yang kita berikan pada orang banyak. Semakin effisien cara kita beramal di dunia digital / internet akan semakin lancar rizki yang diperoleh. Internet sangat memungkinkan untuk mengeffisienkan proses membagi ilmu pengetahuan, amal & ibadah sehingga akan bermanfaat untuk orang yang sangat banyak dalam waktu sekejap saja.

Pertanyaan yang sering sekali saya terima belakangan ini terutama di sekitaran e-commerce, seperti “dimana saya bisa belajar e-commerce?” “apakah ada kursus bersertifikat tentang e-commerce?” “bagaimana cara masuk kedunia ecommerce?”

Tulisan ini saya coba memberikan sedikit cara yang sangat sederhana sekali untuk menaikan PD anda-anda untuk terjun ke dunia “e-commerce”. Saya disini tidak memaksakan bahwa e-commerce haruslah merupakan e-commerce yang kompleks yang merupakan transaksi dagang yang serba otomatis antar database yang dipasang di server merchant. Transaksi kartu kredit pengguna dengan server di merchant semua merupakan tingkat lanjut dari e-commerce yang diproteksi keabsahan-nya dengan certificate authority (CA) untuk menjamin ke aslian pengguna & merchant-nya. Tidak, saya tidak akan memaksa semua ini … karena e-commerce dapat dilakukan dengan pola yang amat sangat sederhana sekali.

Terus terang modal yang dibutuhkan hanya kemampuan bahasa inggris, kemauan membaca & sedikit kemampuan untuk memakai Internet. Saya sarankan untuk melakukan pencarian di search engine di Internet seperti http://www.yahoo.com,http://www.infoseek.com ,http://www.altavista.com gunakan keyword seperti FAQ e-commerce, whitepaper e-commerce, payment method, network security untuk mempelajari berbagai aspek yang berkaitan dengan e-commerce. Saya tidak akan membahas membahas e-commerce yang kompleks pada kesempatan ini tapi yang amat sangat sederhana sekali.

Baiklah, filosofi yang dipegang sebetulnya sangat sederhana sekali – seperti hal-nya segala bentuk transaksi dagang yang baik semua haruslah di landasi pada kepercayaan / “trust” … pembeli percaya pada penjual bahwa dia akan memberikan yang sesuai / cocok. Penjual juga percaya bahwa pembeli akan memberikan kompensasi yang sesuai dengan barang / jasa yang diambilnya. Bagaimana strategi membangun kepercayaan tersebut? itu yang lebih penting teknologi certificate authority, network security dll merupakan teknologi pendukung saja untuk membangun kepercayaan tersebut. Kalaukita perhatikan proses alamiah di dunia nyata bagaimana proses kepercayaan pada seseorang itu tumbuh? Biasanya berjalan dengan perlahan tidak secara langsung, mulai dari perkenalan masing-masing maupuninformasi lainnya.

Kadang memang akan lebih cepat dengan atribut yang biasa digunakan misalnya bentuk-bentuk tertentu berupa warung yang dapat diasumsikan dapat dipercaya untuk dilakukan transaksi dagang. Berbeda dengan kalau kita membeli barang dari iklan baris, kita akan lebih hati-hati lagi. Dilanjutkan dengan tanya jawab selanjutnya hingga akhirnya kepercayaan terbentuk dan transaksi dagang terjadi tanpa tekanan apapun dan keduanya merasa di untungkan.

Adakah cara sederhana untuk membangun kepercayaan itu di Internet? Perlukan menggunakan CA, network security untuk membangun kepercayaan tersebut? memang untuk e-commerce tingkat lanjut anda membutuhkan teknologi yang relatif canggih untuk membangun kepercayaan tersebut, adakah sesuatu yang sederhana untuk membangun kepercayaan tersebut?

Pengalaman menunjukan bahwa partisipasi aktif dalam kegiatan diskusi, dialog & komunikasi dua arah adalah cara yang paling sederhana untuk membangun kepercayaan “trust” yang dibutuhkan dalam e-commerce tersebut. Diskusi & komunikasi sangat mudah dan murah dilakukan menggunakan e-mail di Internet. Ikut aktif dalam mailing list di Internet, misal-nya e-commerce@itb.ac.id ,mastel-e-commerce@egroups.com ,warta-e-commerce@egroups.com , dan masih banyak lagi mailing list di Internet yang memungkinkan anda untuk berpartisipasi dan berdiskusi.

Start dengan membaca dulu cara rekan-rekan berdiskusi di mailing list yang bisa dilanjutkan dengan proses bertanya jika ada yang tidak di mengerti. Dengan semakin majunya pengetahuan yang kita miliki coba menjawab pertanyaan-pertanyaan dari rekan di mailing list. Pada tingkatan menjawab pertanyaan ini, kita sebetulnya sudah pada posisi produsen pengetahuan, diperlukan ketekunan mencari & membaca berbagai pengetahuan sebelum kita dapat menjawab dengan baik dan tepat. Untuk dapat menjawab pertanyaan dengan baik dan tepat sebaiknya dari awal kita harus sudah membiasakan diri untuk menstrukturkan filling pengetahuan yang diperoleh dari Internet tersebut dalam folder-folder di komputer yang kita gunakan supaya mudah mencari berbagai pengetahuan tersebut. Filling system di PC akan sangat membantu dalam mencari pengetahuan dikemudian hari. Istilah keren-nya barangkali knowledge management.

Langkah selanjutnya dapat berkembang pada pembangunan Frequenty Asked Questions (FAQ) dari berbagai pertanyaan yang muncul di mailing list. Jika kita cukup berbaik hati, alangkah baiknya jika ilmu pengetahuan yang sudah kita strukturkan dalam bentuk filling system / knowledge management tersebut bisa di masukan ke Web pribadi di Internet. Pada tingkatan ini, secara otomatis trust dari masyarakat kepada anda akan tumbuh – masyarakat akan memandang anda sebagai “pakar”. Masyarakat akan sangat melihat komitmen yang anda lakukan dalam bidang yang anda sukai.Tentunya semua tidak akan selesai hanya sekedar join mailing list, menjawab pertanyaan di mailing lsit, membuat FAQ, mempublikasi Web. Pada tingkatan ini maka secara langsung transaksi-transaksi “dagang” & reward akan terjadi dengan sendiri-nya karena masyarakat percaya akan keahlian Anda & juga percaya akan komitmen yang diberikan. Tentunya transaksi “dagang” tersebut tidak harus berupa e-commerce yang kita kenal, sering kali hanya berupa pemesanan melalui e-mail.

Yang paling berat adalah jika anda mulai melakukan manouver-manouver untuk mengarahkan masyarakat ke sebuah tujuan tertentu. Menjadi moderator mailing list, mengarahkan komunitas yang ada untuk bergerak secara bersama-sama. Kata sederhananya memimpin masyarakat / komunitas. Tingkat ini membutuhkan komitmen yang lebih tinggi lagi.

Pengalaman menunjukan bahwa rizki sudah di atur dari atas sana. Menjawab pertanyaan di mailing list, membuat FAQ, membuat Web, memasukan tulisan ke detik.com, astaga.com, infokomputer.com yang semua bisa diakses secara gratisan (public domain) tampaknya sia-sia – tampaknya Allah itu maha adil & tidak pernah salah menghitung. Semakian banyak orang yang di untungkan oleh kita, semakin effisien amal & ibadah dilakukan maka hal yang sebanding akan diperoleh dari sisi rizki. E-commerce dll hanyalah perantara dari rizki yang akan diperoleh.

Oleh :Onno W. Purbo

ZuperBUZZ | BUZZos

PostHeaderIcon Catatan pengingat

Photobucket

Hi.. Bro & sist, apa kabar? Saya yakin, entah sekilas atau mungkin seringkali kita berfikir tentang keinginan untuk memiliki dan membangun bisnis. Ada banyak alasan mengapa kita memulai bisnis, Namun ada tiga alasan utama yang membuat kita mau memulai bisnis. Tiga alasan itu adalah Financial Freedom, Passive Income, dan More Time. Financial Freedom, kita memulai bisnis karena keinginan kita untuk terbebas dari masalah keuangan dan keterbatasan kemampuankeuangan. Kita ingin mampu memiliki segala sesuatu sesuai dengankeinginan, misalnya ingin membeli rumah bagus, kendaraan, atau baju bagus tanpa harus menunggu saat ada diskon. Atau ingin makan direstaurant favorit bersama keluarga dan bebas memilih makanan kesukaan tanpa harus melihat besaran angka yang ada di sebelah kanan menu yang kita inginkan.

Passive Income, dengan memilili bisnis kita membayangkan akan memiliki penghasilan tanpa harus selalu bekerja untuk mendapatkannya. Kita ingin bisnis yang kita miliki mengirimkan uang secara terus menerus. Ingin memiliki pendapatan yang terus mengalir selagi kita berlibur, selagi kita bepergian, bahkan kalau perlu
selagi kita tidur.

More Time, hampir sebagian besar orang yang memulai bisnis membayangkan akan memiliki waktu yang lebih fleksibel. Tidak seperti ketika masih menjadi pekerja yang sangat terikat dengan aturan dan disiplin, harus masuk sesuai jam kerja lima hari dalam seminggu, bahkan kadang – kadang harus masuk di hari libur.
Dengan memiliki bisnis sendiri kita berharap bisa berlibur kapan saja, mengantar dan menjemput anak ke sekolah, pulang kampung (buat saya sesuatu yang istimewa), atau mau melakukan apapun kapan saja tanpa harus izin sakit, izin ke ini, izin ke itu yang tidak menyenangkan sama sekali.

So.. kenapa masih menunggu?
Mulailah rencanakan masadepan bisnis anda, jgn jadikan wacana itu cuma mengisi ruang2 dalam fikiran yang tak pernah nyata dan terealisasi.

Salam Sukses.. Go Enterpreneur!

ZuperBUZZ | BUZZos

PostHeaderIcon Kiat bagi yang ingin menjadi pengusaha

Photobucket

Udah mulai berani untuk masuk dalam dunia usaha? atau mungkin masih ragu untuk memulai?
Saya berharap semoga catatan ini bisa membantu mendorong bro & sist untuk lebih membulatkan tekad untuk memulai.

Bismillahirrahmanirrahim..

Menjalankan sebuah bisnis ibarat menjalani kehidupan kita sendiri, selain ada kewajiban, hak, interaksi sesama, tujuan kedepan, juga ada fun dan rasa cinta pada bisnis yang kita jalani. Seorang entrepreneur tidak akan mungkin sukses bila tidak nyaman dalam menjalankan bisnisnya. Rasa nyaman itu tercermin dari bagaimana dia enjoy dan fun dalam mengelola bisnisnya. Walaupun berada dalam tahapan ekonomi yang sulit sekalipun.

Beberapa kiat bagi yang ingin menjadi pengusaha..

1. Jadikan hobi sebagai peluang.
Carilah usaha yang memang dekat dengan hobi atau kemampuan pribadi. Kemampuan itu adalah modal kita yang pertama, kita bisa merenungkan, apa saja yang kita kuasai dan mampu dikerjakan dengan baik. Kemampuan ini akan berkembang terus, dan kita yang tahu seluk-beluknya. Setiap usaha punya kerumitan dan masalahnya sendiri

2. Ukur peluang yang akan kita buat
Semua usaha baru di mulai karena ada kebutuhan. Setelah kita mengidentifikasi adanya kebutuhan, barulah ada pasar yang potensial

3. Cari modal atau rekan bisnis yang sehat
Jika tidak punya modal sendiri, maka kita perlu mencari kerjasama dengan orang lain dan disarankan untuk berhati-hati dalam urusan administrasi keuangannya, karena banyak kasus peipuan dan banyak partner yang curang atau nakal

4. Jalankan dengan bijak dan Awasi!
Usaha kecil pada awalnya harus ditangani sendiri, karena sistem administrasi dan organisasinya belum mapan, mudah terjadi penyimpangan jika kita serahkan pada orang lain atau bisa menjalankan dan mengawasi langsung, kita akan mudah dimanipulasi atau ditipu karyawan atau rekan.

5. Lokasi strategis dan tata letak dengan baik.
Untuk usaha kecil dalam bidang penjualan, promosi terbaiknya adalah lokasinya. Tata letak toko yang baik akan mempermudah kemampuan produksinya

6. Pantang menyerah dan mengatur keuangan dengan bijaksana
Setiap usaha pasti akan merasakan jatuh bangun ketika menjalaninya. Intinya, jangan mudah menyerah, lakukan perencanaan dengan matang untuk mengurangi segala bentuk resiko. Mengatur keuangan kita dengan baik, putar hasil keuntungan yang didapat untuk modal baru bagi usaha kita.

Semua usaha kita akan berhasil apabila kita menajalaninya dengan baik dan dalam usaha, gagal itu merupakan hal yang biasa, akan tetapi kita harus pantang menyerah untuk mendapatkan hasil yang lebih baik. Semoga bermanfaat dan semoga berhasil.

SUKSES adalah hakikat kita :)

ZuperBUZZ | BUZZos

PostHeaderIcon 9 Tipe Kepribadian Entrepreneur

Yang manakah tipe kepribadian Anda?

1. The Improver
Anda memiliki kepribadian ini jika Anda menjalankan bisnis dengan menonjolkan gaya improver alias ingin selalu memperbaiki. Anda menggunakan perusahaan Anda untuk memperbaiki dunia. Improver memiliki kemampuan yang kokoh dalam menjalankan bisnis. Mereka juga memiliki integritas dan dan etika yang tinggi.

Personality Alert: Waspadai sifat Anda yang cenderung menjadi perfeksionis dan terlalu kritis terhadap karyawan serta pelanggan Anda. Contoh Entrepreneur seperti ini adalah Anita Roddick, pendiri The Body Shop.

2. The Advisor
Tipe kepribadian pebisnis seperti ini bersedia memberikan bantuan dan saran tingkat tinggi bagi para pelanggannya. Motto dari seorang advisor ini yaitu pelanggan adalah benar dan kita harus melakukan apa saja untuk menyenangkan mereka.

Personality Alert: Seorang advisor bisa jadi terlalu fokus pada kebutuhan bisnis mereka dan pelanggan, sehingga cenderung mengabaikan kebutuhan mereka sendiri dan bisa-bisa malah capek sendiri. Contoh Entrepreneur seperti ini adalah John W. Nodstorm, pendiri Nodstorm.

3. The Superstar
Inilah bisnis yang pusatnya dikelilingi oleh karisma dan energi tinggi dari Sang CEO Superstar. Pebisnis dengan kepribadian seperti ini biasanya membangun bisnis mereka dengan personal brand mereka sendiri.

Personality Alert: Pebisnis dengan tipe ini bisa terjadi terlalu kompetitif dan workaholics. Contoh Entrepreneur seperti ini adalah Donald Trump, CEO Trump Hotels & Casino Resorts.

4. The Artist
Kepribadian pebisnis seperti ini biasanya senang menyendiri tetapi memiliki kreativitas yang tinggi. Mereka biasanya sering kali ditemukan di bisnis yang membutuhkan kreativitas seperti pada perusahaan agen periklanan, web design, dan lain-lain.

Personality Alert: Pebisnis tipe ini bisa jadi terlalu sensitif terhadap respon pelanggannya, walaupun kritik sari mereka bersifat membangun. Contoh Entrepreneur seperti ini adalah Scott Adams, pendiri dan penggagas Dilbert.

5. The Visionary
Sebuah bisnis yang dibangun oleh seorang visioner biasanya berdasarkan visi masa depan dan pemikiran pendiriannya. Anda memiliki keingintahuan yang tinggi untuk mengerti dunia di sekeliling Anda dan akan membuat rencana untuk menghindari segala macam rintangan.

Personality Alert: Seorang visioner bisa jadi terlalu fokus pada mimpi mereka dan kurang berbijak pada realitas. Dan jangan lupa untuk menyertai visi Anda dengan tindakan nyata. Contoh Entrepreneur seperti ini adalah Bill Gates, pendiri MicroSoft Inc.

6. The Analyst
Jika Anda menjalankan bisnis sebagai seorang analisis, perusahaan Anda biasanya memfokuskan pada penyelesaian masalah dalam suatu cara sistematis. Seringkali berbasis pada ilmu pengetahuan, keahlian teknis atau komputer. Seorang analisi perusahaan biasanya hebat dalam memecahkan suatu permasalahah.

Personality Alert: Hati-hati dengan kelumpuhan analisa. Bekerjalah dengan mempercayai orang lain. Contoh Entrepreneur seperti ini adalah Gordon Moore, pendiri Intel.

7. The Fireball
Sebuah bisnis yang dimiliki oleh si bola api ini biasanya dioperasikan dengan penuh hidup, energi dan optimisme. Pelanggan merasa perusahaan Anda dijalankan dengan tingkah laku yang fun.

Personality Alert: Anda bisa jadi berkomitmen yang berlebihan terhadap tim Anda dan bertingkah laku terlalu impulsif. Seimbangan keimpulsivan Anda dengan rencana bisnis. Contoh Entrepreneur seperti ini adalah Malcolm Forbes, penerbit dan pendiri Forbes Magazine.

8. The Hero
Anda memiliki kemauan dan kemampuan yang luar biasa dalam memimpin dunia dan bisnis Anda melalui segala macam tantangan. Anda adalah inti dari kewirausahaan dan bisa mengumpulkan banyak perusahaan besar.

Personality Alert: Terlalu mengumbar janji dan menggunakan taktik kekuatan penuh untuk mendapatkan sesuatu dengan cara Anda tidak akan berhasil dalam jangka waktu panjang. Untuk menjadi sukses, percayailah keterampilan kepemimpinan Anda untuk menolong orang lain menemukan jalan mereka. Contoh Entrepreneur seperti ini adalah Jack Welch, CEO GE.

9. The Healer
Jika Anda adalah seorang “penyembuh”, Anda bersifat pengasuh dan penjaga keharmonisan dalam bisnis Anda. Anda memiliki kemampuan bertahan yang luar biasa dan keteguhan disertai dengan ketenangan dari dalam.

Personality Alert: Karena sifat perhatian Anda dan kepenyembuhan Anda dalam menjalankan bisnis, Anda bisa jadi menghindari realitas di luar sana dan terlalu selalu berharap. Gunakan skenario perencanaan untuk persiapan datangnya masalah. Contoh Entrepreneur seperti ini adalah Ben Cohen, salah satu pendiri Ben & Jerry’s Ice Cream.

Bagaimana teman-teman, apakah Anda sudah menemukan termasuk kedalam tipe kepribadian entrepreneur yang mana yang Anda miliki? Kami berharap dengan mengetahui ke-9 karakter seorang entrepreneur tersebut, Anda bisa lebih terarah dalam membangun bisnis Anda sendiri. Akan tetapi terpenting dari itu adalah pengetahuan Anda mengenai seluk beluk bisnis itu sendiri, termasuk bagaimana cara memasarkannya melalui dunia nyata ataupun melalui dunia maya atau internet. Yaa… Anda terlebih dulu harus mendalaminya sebelum Anda benar-benar terjun dalam dunia bisnis. Akan tetapi juga jangan terlalu sering belajar, langsung praktekkan saja setiap ilmu yang kita dapatkan meskipun hasilnya tidak seperti apa yang kita harapkan, toh nantinya kitapun akan belajar dari kesalahan yang kita buat tersebut. Jadi tunggu apa lagi, belajarlah mulai sekarang, lakukan dengan tindakan nyata dan Anda akan menemukan karakter entrepreneur Anda sendiri.

Salam Zuper !

ZuperBUZZ | BUZZos

PostHeaderIcon Berguru e-Commerce kepada Taobao

Dengan tubuhnya yang kurus, dia mengangkut kardus sampo, bedak, dan bedak menuju gudang tokonya di bawah tanah. Yang Fugang seorang mahasiswa. Mestinya lelaki yang tinggal di Kota Kecil Yiwu itu beberapa bulan lagi lulus kuliah. Tapi kini tubuhnya lebih sering tenggelam di balik tumpukan kardus sampo ketimbang buku kuliahnya. Toko online-nya sedang tumbuh pesat. Dia mengoperasikan toko daring (online dengan menjual barang-barang kebutuhan mandi yang dia ambil dari pabrik setempat. Lelaki itu punya 14 karyawan, dua gudang, dan sejumlah modal tunai. Toko daringnya ada di Taobao.com — mal dengan pertumbuhan terpesat di Cina. “Tak pernah terpikir sebelumnya saya bisa membuka toko daring dengan baik,” kata Yang, 23 tahun, yang tahun lalu mengantongi pendapatan US$ 75 ribu (sekitar Rp 675 juta). Dulu ia memulai bisnisnya dengan rasa ragu memenuhi kepalanya. Ia menjual karpet untuk Yoga, kini dia beralih ke produk kosmetik, karena lebih tinggi labanya. Belakangan, demam Taobao telah menyeret Yang keluar dari bangku kuliah di Yiwu Industrial and Commercial College. Demam itu pula, menurut pengelola universitas itu, yang membuat seperempat dari 8.800 mahasiswanya mengoperasikan toko online di Taobao.com dari kamar-kamar kos mereka. Dekan dan rektor tak mengutuk tindakan ini. Taobao.com adalah fenomena. Ada jutaan orang yang membuka toko daring di sana, dari mahasiswa, pensiunan, sampai ibu-ibu yang bosan menonton opera sabun. Ledakan pengguna Taobao.com bahkan mengalahkan eBay.com — situs lelang dari Amerika yang sempat ekspansi ke Cina. Hanya dalam enam tahun Taobao.com — dalam bahasa Cina berarti “mencari harta karun”–memiliki 120 juta anggota dan 300 juta produk yang dijual. Para pedagang di bawah payung mereka tahun lalu telah menjual hampir US$ 15 miliar (sekitar Rp 135 triliun). Angka itu sama dengan sepersepuluh APBN Indonesia. Malah banyak analis bilang kekuatan Taobao.com itu mendekati Amazon.com, yang penjualannya diperkirakan US$ 19 miliar (Rp 171 triliun). Resesi global juga membantu Taobao.com berkembang. Banyak perusahaan yang tak bisa menyalurkan barangnya akhirnya menyerahkan barang-barang mereka ke wiraniaga yang bergabung dengan Taobao.com. Dengarlah betapa kuatnya cengkeraman Taobao.com. “Saya tak bisa hidup tanpa membuka Taobao,” kata Zhang Kangni, pelajar dari Shanghai. “Pertama, karena murah. Saya menemukan sebuah gaun di Shanghai dengan merek Hong Kong seharga US$ 175. Saya menemukan gaun serupa di Taobao seharga US$ 33. Taobao sendiri baik hati. Dia tak memungut biaya transaksi. Semuanya dibiayai dari pendapatan iklan US$ 200 juta (sekitar Rp 1,8 miliar). Saat Taobao didirikan oleh seorang guru bahasa Inggris bernama Jack Ma pada 2003, sepertinya tak ada peluang bagi Taobao untuk hidup. Situs eBay dan raksasa Internet Cina, EachNet, mengontrol 90 persen belanja di Internet. Tapi Jack Ma pintar. Sementara eBay memungut biaya dari setiap transaksi, Taobao justru gratis. Taobao pun berkibar seperti “dotcom”-nya yang lain, yakni Alibaba.com. Mereka kini malah mendapat kucuran dana dari Yahoo!, Goldman Sachs, dan Softbank Group dari Jepang. Taobao kini mengontrol 80 persen belanja online Cina, menurut iResearch. Bisakah “dotcom” atau toko online Indonesia belajar dari Taobao–terutama soal bagaimana melawan raksasa dan mengundang investor asing? Dulu Indonesia punya Ekuator.com, toko buku online yang didukung grup Mizan. Kini pusara toko buku itu pun tak jelas. Penerusnya, seperti Bukukita.com, Bearbookstore.com, Inibuku.com, dan Palasarionline.com, sepertinya masih jauh dari harapan. Beberapa situs lelang asli Indonesia juga berdiri, tapi mereka cuma seumur jagung. Dengan 30 juta pengguna Internet, Indonesia mestinya bisa punya toko online yang besar, walau tak harus sebesar Taobao.com.

ZuperBUZZ | BUZZos

PostHeaderIcon Profesionalisme

Dunia menuntut profesionalisme,
Nilai yang kita perlu tingkatkan adalah profesionalisme dalam bermasyarakat, berorganisasi.
Tahukah bahwa dunia mencari orang-orang yang profesional bahkan mereka berani bayar mahal untuk itu. Kalau dari sekarang kita mulai mengembangkan profesionalisme maka beberapa waktu dari saat ini kita akan memiliki kehidupan yang berkualitas tinggi.

Pemahaman profesional:
Seseorang yang melakukan suatu (kegiatan, aktivitas, usaha, pekerjaan) yang dilakukan untuk mendapatkan (nafkah, kesenangan) atau memberi (konstribusi) dengan mengandalkan (keahlian, keterampilan, kemahiran) yang tinggi dengan melibatkan komitmen pribadi (moral) yang mendalam.

Profesionalisme:
Lebih mengarah pada (spirit, jiwa, sikap, karakter, semangat, nilai) yang dimiliki dari seorang yang profesional.

Tanpa profesionalisme sebuah institusi, sebuah organisasi, sebuah perusahaan tidak akan bertahan lama dan langgeng, karena jiwa profesionalisme inilah yang menghidupkan setiap aktivitas-aktivitas yang ada didalamnya.
Julukan profesional sebenarnya bukan label yang kita berikan untuk diri sendiri melainkan penilaian orang lain atas kinerja dan peforma yang kita tampilkan.

7 Strategi menjadi seorang yang profesional

1. Kembangkan keahlian (Expert)
Untuk menjadi seorang yang profesional tidak cukup hanya lewat pendidikan formal, diperlukan lebih dari sekedar gelar akademis. Kita perlu melalui proses pembelajaran dan pengembangan diri yang terus menerus. Kita harus menggali potensi dan kemampuan kita dan terus dikembangkan sampai kita menjadi ahli. Fokus pada kekuatan kita dan bukan pada kelemahan kita, lakukan eksplorasi (organisasi sebagai sarana), sadari setiap kita punya keunikan dan kekhususan jadi kita perlu inves waktu untuk mengembangkannya. Hal ini butuh ketekunan, usaha, kerja keras, kemauan yang kuat dan inisiatif. Terus tingkatkan pemahaman kita lewat seminar, buku, audio, latihan.

2. Mahir membangun hubungan (Relationship)
Kemampuan kita membangun hubungan (bersosialisasi) dengan orang lain sangat menentukan keberhasilan kita dalam kehidupan. Ini berlaku dalam setiap aspek kehidupan seperti: pergaulan, organisasi, dunia usaha, pekerjaan, keluarga.
Makanya tidak heran sejumlah studi ilmiah menyimpulkan 85% kunci sukses ditentukan bukan dari keahlian/keterampilan teknis melainkan kemahiran dalam menjalin hubungan baik dengan orang lain. Bila anda ingin menjadi seorang yang profesional dalam hidup ini, apapun tujuan dan bidang yang anda pilih, anda harus belajar membina hubungan yang baik dengan orang banyak dari berbagai kalangan.
Karena masyarakat mungkin masih bisa menerima orang yang tidak punya keahlian khusus tapi mereka sulit menerima orang yang tidak bisa berhubungan baik dengan orang lain.

3. Tingkatkan kemampuan berkomunikasi (Communicator)
Seberapa jauh dan dalamnya suatu hubungan dapat terjalin ditentukan oleh komunikasi. 90% penyebab hancurnya suatu hubungan pernikahan, pertemanan, organisasi, bisnis, diakibatkan komunikasi yang salah. Komunikasi yang baik harus bersifat dua arah. Seorang komunikator yang handal adalah seorang pendengar yang baik. Seorang yang profesional harus mampu mengkomunikasikan suatu hal dengan jelas dan tepat pada sasaran.

4. Hasilkan yang terbaik (Excellent)
Seorang profesional sejati akan selalu berusaha menghasilkan karya yang berkualitas tinggi dan kinerja yang maksimal. “Profesional don’t do different thing, they do thing differently”.
Untuk menjadi profesional kita harus terus mencoba memberikan dan mengerjakan lebih dari apa yang diharapkan. Waktu kita lakukan suatu kegiatan, project, kerjaan, tugas hasilkan yang terbaik. Jangan puas dengan rata-rata kejar hasil yang excellent. Lakukan yang terbaik hari ini untuk bayaran hari esok. Pikirkan selalu apa yang dapat saya lakukan untuk add value bukan apa yang saya bisa peroleh.

5. Berpenampilan menarik (Good Looking)
First impression is very important! Karena orang akan menilai kita 10 detik pertama apakah mereka bisa menerima kita atau tidak. Sama halnya kalau kita mau beli barang lihat packaging dulu, mau nonton film lihat preview dulu, mau masuk toko lihat dekor yang paling menarik.

6. Kehidupan yang seimbang (Balance of life)
Seorang profesional harus mampu atur prioritas dan menjalankan berbagai peran. Setiap kita mungkin memiliki banyak peran dalam hidup ini seperti: sebagai anak, ayah, anggota organisasi, ketua, sales, karyawan. Kita harus dapat berfungsi dengan benar sesuai dengan peran yang kita jalankan jangan sampai tercampur aduk. Hidup ini harus dijaga agar seimbang dalam berbagai aspek.

7. Memiliki nilai moral yang tinggi (Strong Value)
Untuk menjadi seorang yang profesional sejati kita harus memiliki nilai moral yang tinggi. Hal ini yang akan membedakan setiap kinerja, usaha, karya dan kegiatan yang kita lakukan dengan orang lain. Sementara orang lain kompromi, menggunakan cara-cara yang tidak etis untuk mencapai tujuannya kita tetap berpegang pada prinsip yang benar.
Diluar sana ada begitu banyak cara-cara pintas dan penyimpangan yang terjadi, oleh karena itu kita harus mampu mempertahankan sikap profesionalisme.

sumber : http://haryantokandani.com/

ZuperBUZZ | BUZZos

ZMS
ZuperBUZZ Marketing System
ZuperBUZZ Marketing System

Archives
Post Categories
Language Translator
    Translate from:

    Translate to:

Partner
My Calendar
September 2010
S M T W T F S
« Mar    
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  
Cuaca
25°C
Tue Chance of Storm
28/22
Wed Chance of Storm
30/21
Thu Chance of Storm
30/21