Archive for the ‘My Poetry’ Category
Lelaki itu adalah “Laki-laki”
Malam itu sperti malam2 biasa.. Ga ada yg istimewa dari perilaku malam jakarta.. Macet, bising, gemerlap lampu, ditambah jalan basah sisa dari hujan.
Aku dibelakang stir & dia duduk manis di sampingku.
Sampai pada satu pemandangan hebat menyeruak dari sisi kiri jalan.
Dengan tongkat yg di disain sederhana seorang tua berumur sekitar 70 tahun tertatih2 berjalan diantara ramainya sisi trotoar.
Sdikit terperanjat ktika aku baca tulisan pada plang tongkatnya, sebuah iklan bercat merah bertuliskan terima panggilan urut/pijat.
Aku perlambat laju kendaraanku.. Ahh.. Aku melihat jelas sekali wajahnya. Wajah dgn gurat pipi sisa perjuangan, dgn rona kelam termakan usia, namun sorot matanya memberikan banyak sekali makna isyarat.. Arti dari sebuah perjalanan hidup.
Aku terpana.. Sungguh ia menjadi begitu gagah bagiku..
Oleh : zulhid perdana putra
06 Maret 2009 jam 14:16
Hal yg mungkin baik untuk kamu ketahui
Aku menyayangi dan mencintai kamu bukan karena kamu yg terbaik
Bukan juga karena kamu yg terhebat
Bukan juga karena kamu yg terindah
Tidak layak memperbandingkan kamu dengan apapun
Tidak pernah terlintas menuntutmu menjadi sesuatu yg bukan dirimu
Mencintaimupun bukan untuk kenyamanan dan kesenanganku
Tapi kesenangan dan kenyamanku justru ada pada rasa mencintaimu
Dunia tak silaukan jiwaku pada keindahan maupun kehebatan
Suatu saat kamu akan mengerti..
oleh : zulhid perdana putra
11 Juli 2009 jam 3:30
